KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA KAMPUNG DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DIKAMPUNG SUMBER REZEKI DISTRIK KURIK KABUPATEN MERAUKE

Authors

  • Welhelmina Jeujanan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Musamus Merauke, Indonesia
  • Vinsenco R Serano Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Musamus Merauke, Indonesia
  • Paul Adryani Moento Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Musamus Merauke, Indonesia
  • Alexander Phuk Tjilen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Musamus Merauke, Indonesia
  • Abdul Rizal Fakultas Pertanian Universitas Musamus Merauke, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52423/welvaart.v6i2.114

Keywords:

Pola Komunikasi, Keluarga, Single-Parent, Kohesivitas, Adaptabilitas

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan manajerial kepala Kampung Sumber Rezeki dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kampung Sumber Rezeki. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Sumber Rezeki Distrik Kurik Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan. Subjek penelitian terdiri dari 7 orang yang dianggap terlibat langsung dalam setiap kegiatan pembangunan di Kampung Sumber Rezeki, yaitu kepala Kampung, ketua BPD, ketua LPM, Ketua PKK, ketua Karang Taruna serta masing-masing 1 orang tokoh masyarakat dan tokoh adat di Kampung Sumber Rezeki. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pedoman wawancara dan selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa (a) Kemampuan manajerial Kepala Kampung Sumber Rezeki tercermin pada Musrenbang, pembentukan organisasi, kepemimpinan persuasif-edukatif, serta pengendalian pembangunan, berdampak optimal secara fisik, namun partisipasi perencanaan masyarakat masih rendah karena kehadiran warga minim, (b) Pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kampung Sumber Rezeki didukung oleh gaya kepemimpinan kepala kampung serta penerapan prinsip transparansi dan keterbukaan. Namun, pelaksanaannya juga menghadapi hambatan berupa rendahnya partisipasi masyarakat akibat sebagian besar warga beraktivitas di luar kampung sehingga keterlibatan dalam perencanaan pembangunan belum optimal.

References

Efendi, B., Nasution, D. P., Rusiadi, R., & Pratiwi, D. (2024). Teori Indeks Pembangunan Manusia dan Pertumbuhan Ekonomi. Medan: Penerbit Tahta Media.

Kementerian Kampung, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2021). Pembangunan Kampung dan Pemberdayaan Masyarakat: Strategi Menuju Kemandirian Kampung. Jakarta: Kemenkampung PDTT.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. (2022a). Green Economy Mendorong Terciptanya Pembangunan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan. Diakses dari https://ekon.go.id

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. (2022b). Akselerasi Pemulihan Ekonomi serta Investasi di Bidang Green dan Blue Economy untuk Pembangunan Ekonomi Secara Berkelanjutan. Diakses dari https://ekon.go.id

Prastiwi, I. W., Amalia, D., & Khairani, S. (2025). Teori-Teori Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi. Maslahah: Jurnal Manajemen Dan Ekonomi Syariah, 3(1), 297–305.

Putri, A. A., Aryazeta, A. A., Fu’ad, Z., Ismikarimah, I., Devi, Y., & Kurniati, E. (2024). Teori-Teori Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi. Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 3(1), 182–192.

Sari, M., & Nugroho, R. A. (2022). Kepemimpinan Kepala Kampung dan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 45–58

Suryono, D. (2021). Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Kampung: Konsep dan Implementasi di Era Otonomi Daerah. Yogyakarta: Gava Media.

Sutrisno, B. (2020). Pembangunan Kampung Berbasis Pemberdayaan Masyarakat: Teori dan Praktik di Indonesia. Bandung: Alfabeta

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Welhelmina Jeujanan, Vinsenco R Serano, Paul Adryani Moento, Alexander Phuk Tjilen, & Abdul Rizal. (2025). KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA KAMPUNG DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DIKAMPUNG SUMBER REZEKI DISTRIK KURIK KABUPATEN MERAUKE. Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 6(2), 78–97. https://doi.org/10.52423/welvaart.v6i2.114

Most read articles by the same author(s)